Tampilkan postingan dengan label Pinjaman Kredit Tanpa Agunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pinjaman Kredit Tanpa Agunan. Tampilkan semua postingan

Pinjaman Uang Tanpa Jaminan Proses Cepat


Pinjaman Uang Tanpa Jaminan Proses Cepat Tanpa Kartu Kredit


Kartu kredit merupakan salah satu syarat utama sewaktu kita mengajukan kredit atau pinjaman uang di bank, non-bank, atau lembaga-lembaga perbankan lainnya. Umumnya kartu kredit berfungsi sebagai jaminan atau tolok ukur apakah pihak peminjam mampu membayar angsuran pinjaman sesuai kesepakatan atau tidak. Dengan sendirinya kartu kredit mutlak dibutuhkan untuk pengajuan kredit terutama untuk pinjaman dalam jumlah besar. Lalu bagaimana jika tidak memiliki kratu kredit? Apakah masih bisa melakukan pinjaman uang tanpa jaminan proses cepat? Jawabannya bisa.

Dengan syarat dan ketentuan berlaku kini banyak tempat yang menawarkan pinjaman uang tanpa jaminan proses cepat bahkan bisa dilakukan secara online. Selain proses cepat dan tanpa jaminan barang atau surat-surat berharga, sistem pinjaman tanpa jaminan biasanya tidak memberlakukan persyaratan yang rumit. Sebaliknya proses pencairan juga lebih cepat dibanding bank, pegadaian, atau lembaga lainnya.

Keuntungan Pinjaman Uang Tanpa Kartu Kredit

Ketika kita mengajukan pinjaman dengan jaminan kartu kredit mungkin kita bisa mendapatkan dana sesuai yang kita inginkan. Namun jika diperhatikan lebih jauh, peminjaman dana dengan jaminan kepemilikan kartu kredit justru beban yang harus ditanggung menjadi berlipat ganda. Seperti yang kita ketahui, suku bunga kartu kredit cukup tinggi sehingga jika kita tidak disiplin dalam membayar tagihan maka akan menimbulkan kesulitan keuangan dikemudian hari.

Seperti yang disebutkan diawal, tanpa kartu kredit kita tetap bisa melakukan pinjaman uang tanpa jaminan proses cepat, aman, dan bunga ringan. Kita tinggal memilih apakah ingin meminjam uang dalam jangka panjang atau jangka pendek, semua bisa diatur. Lembaga peminjaman uang atau kredit konsumsi ini biasanya menawarkan kemudahan terutama dalam hal proses pencairan yang lebih cepat tanpa potongan.

Biasanya jika tidak mau berurusan dengan bank dalam hal pinjam-meminjam uang, kita lebih memilih lembaga non-bank sebagai tempat alternatif untuk peminjaman dana. Namun lembaga non-bank seperti ini umumnya mewajibkan pada peminjam untuk menyediakan jaminan berupa barang atau surat-surat berharga seperti sertifikat rumah, sertifikat tanah, BPKB, dll.

Perlu kita ketahui, barang yang kita jadikan jaminan (diagunkan) pada lembaga non-bank secara umum nilainya tidak ditaksir sesuai harga pasar. Oleh sebab itu besaran dana yang kita ajukan belum tentu dipenuhi 100% oleh pihak penyedia dana, bahkan kadang tidak sampai 50%. Meskipun begitu keuntungan pinjaman dengan jaminan umumnya prosesnya juga tidak ribet serta lebih cepat cair.

Pinjaman Uang Hanya dengan Slip Gaji

Ketika kita sudah mengajukan pinjaman ke lembaga non-bank dengan jaminan barang namun ternyata dana yang kita dapat masih kurang, maka solusi satu-stunya adalah melakukan pinjaman uang tanpa jaminan proses cepat dan mudah. Dana yang bisa dipinjamkan mungkin tidak begitu besar (Rp. 3 juta – Rp. 5 juta). Namun kita diberi keleluasaan untuk memilih sistem jangka panjang atau jangka pendek.

Meski diklaim tanpa jaminan bukan berarti kita bisa melakukan pinjaman tanpa syarat apapun. Syarat yang harus dipenuhi tentu saja tidak untuk membebani atau mempersulit proses apikasi, namun untuk memastikan kita mampu mengembalikan pinjaman, sehingga kita tidak terlilit masalah finansial.

Lembaga pinjaman uang tanpa jaminan proses cepat dan bunga ringan, umumnya menawarkan pinjaman dana secara online. Adapun persyaratan yang harus dipenuhi yaitu dokumen slip gaji dan tentunya kartu identitas untuk proses administrasi. Permohonan pinjaman biasanya akan diproses menggunakan teknologi canggih sehingga keputusan apakah pinjaman dana yang diajukan akan dicairkan atau tidak bisa segera diketahui. Untuk bunga dan biaya umumnya dihitung berdasarkan jumlah hari terhitung sejak tanggal kita meminjam dengan jumlah maksimal 30 hari.        

Cara Pengajuan Kredit Tanpa Agunan

Cara Pengajuan Pinjaman Kredit Tanpa Agunan (KTA)


Di dunia perbankan sering kita dengar istilah-istilah yang mungkin hanya bisa dimengerti oleh nasabah, atau mereka yang pernah mengajukan kredit di sebuah bank tertentu. Istilah yang dimaksud salah satunya Kredit Tanpa Agunan (KTA). Jika didefinisikan secara luas maka Kredit Tanpa Agunan berlaku untuk nasabah pada sebuah bank yang hanya bisa diajukan dengan persyaratan-persyaratan tertentu.

Secara garis besar Kredit Tanpa Agunan merupakan produk dari bank-bank yang ada di indonesia, dimana melalui cara kredit ini memungkinkan bagi kita untuk mengajukan pinjaman dana dari bank tersebut, tanpa wajib memberi jaminan semacam BPKB, SK, Sertifikat Tanah, Sertifikat Rumah, dan lain-lain. Kadang Kredit Tanpa Agunan juga disebut dengan Personal Loan (PL).

Pertama Kali Diperkenalkan Bank Asing

Produk Kredit Tanpa Agunan oleh sejumlah bank-bank besar di Indonesia kini semakin populer di masyarakat terutama karena proses yang tidak begitu rumit. Standard Chartered Bank memiliki peran signifikan terhadap munculnya Kredit Tanpa Agunan di Indonesia. Bahkan boleh dibilang bank tersebut menjadi pelopor terkait produk kredit tanpa jaminan, yang kemudian diikuti oleh sejumlah bank asing lainnya di Indonesia.

Kredit Tanpa Agunan sendiri umumnya hanya diprioritaskan  untuk kalangan tertentu, misalnya karyawan atau wiraswasta berusia 21 tahun – 60 tahun. Sementara plafond kredit yang biasanya diberikan oleh pihak bank mulai dari Rp. 10 juta sampai maksimal Rp. 250 juta dengan bunga flat (tetap) bervariasi berkisar 1,55% - 2,2% per-bulan.

Syarat Pengajuan Kredit Tanpa Agunan

Apabila ingin mendapatkan fasilitas pinjaman dengan sistem Kredit Tanpa Agunan maka ada beberapa persyaratan umum yang harus kita penuhi. Misalnya kita wajib menyerahkan foto copy KTP dan foto copy kartu kredit. Mungkin ada persyaratan-persyaratan tambahan yang diberlakukan oleh bank yang bersangkutan jika memang diperlukan.

Untuk pengajuan pinjaman Kredit Tanpa Agunan sendiri persyaratan berupa kartu kredit mutlak dibutuhkan. Dalam hal ini pihak bank sebagai pihak penyedia fasilitas kredit dapat melakukan pemantauan terkait pola pembayaran dari pemohon hanya melalui kartu kredit. Jadi dari pola pembayaran menggunakan kartu kredit tersebut pihak bank dapat menyimpulkan apakah pemohon dapat melakukan pembayaran dengan baik, tidak ada keterlambatan serta pemakaian limit yang tetap terkontrol.

Pokok-pokok Penting yang Wajib diperhatikan

Seperti yang disebutkan diawal, pengajuan pinjaman tanpa jaminan atau Kredit tanpa Agunan ini hanya dilakukan atau berlaku untuk kalangan tertentu dan dengan persyaratan-persyaratan tertentu. Karena sifatnya fleksibel dan tidak mengharuskan kita menawarkan aset khusus sebagai jaminan, maka pinjaman atau kredit ini didasarkan pada riwayat kredit dari pemohon. Meskipun tanpa jaminan, pemohon tetap terikat secara hukum untuk membayar pinjaman dana dengan prosedur sesuai kesepakatan.

Setidaknya ada 3 alasan orang memutuskan mengambil pinjaman atau Kredit Tanpa Agunan. Yang pertama untuk mengkonsolidasi utang dalam satu bentuk pinjaman yang diperkirakan lebih murah, yang kedua untuk merealisasikan proyek-proyek yang erat kaitannya dengan  bisnis, dan yang terakhir bentuk kredit konsumsi atau untuk pengadaan barang-barang yang sifatnya pribadi.

Pihak bank atau penyedia fasilitas Kredit Tanpa Agunan akan memutuskan apakah kita layak mendapatkan pinjaman tanpa jaminan atau tidak dengan melihat dari beberapa aspek. Yang paling utama adalah pemberi pinjaman terlebih dulu akan melihat riwayat kredit pribadi kita, untuk kemudian menilai seberapa besar resiko kredit pada saat pihak bank meminjamkan uang. Satu hal yang harus kita ingat, tingkat suku bunga yang ditawarkan oleh pihak bank mencerminkan seberapa besar resiko dari Kredit Tanpa Agunan.